Es Batu Kristal dan Es Batu Biasa Simak Perbandingannya

Alby Zafr

Es batu Kristal

Es batu kristal dan Es biasa Kelebihan dan kekurangannya, memiliki manfaat dan kekurangannya masing-masing bagi kesehatan. Simak berikut adalah penjelasannya:

Es Batu Biasa

Kelebihan:
  • Biaya Lebih Rendah: Es batu biasa cenderung lebih ekonomis dibandingkan dengan es kristal karena proses pembuatannya yang tidak rumit.
  • Mudah Ditemukan: Es batu biasa dapat ditemukan dengan mudah di banyak tempat seperti warung, toko kelontong, dan supermarket.

Tak hanya itu jika es tersebut terbuat dari air yang sudah dimasak dan matang, pasti hasil sangat bagus, terutama untuk kesehatan.

Kekurangan:
  • Kurang Higienis: Es batu biasa memiliki risiko kontaminasi yang lebih tinggi oleh bakteri dan kotoran karena proses pembuatannya yang kurang terkontrol. Risiko ini meningkat jika air yang digunakan tidak bersih atau tercemar.
  • Kurang Jernih: Es batu biasa umumnya kurang jernih dibandingkan es kristal. Proses pembekuan yang cepat dan tidak terkontrol menyebabkan lebih banyak gelembung udara terperangkap di dalam es.
  • Kurang Tahan Lama: Es batu biasa memiliki struktur yang lebih rapuh dan mudah mencair dibandingkan es kristal.
  • Pembuatan lebih lama: Es Batu Biasa umumnya lebih murah, lebih higienis, jernih, dan lebih awet, namun proses pembuatannya lebih lama.

Baca Juga:

Es batu biasa juga dibuat berasal dari berbagai sumber:

  • Air Ledeng/Kran: Ini adalah sumber air yang paling umum digunakan. Namun, kualitas air ledeng bisa bervariasi tergantung pada daerahnya.
  • Sumber Air Lainnya: Beberapa penjual es batu mungkin menggunakan air dari sumur atau sungai. Ini lebih berisiko, terutama jika airnya tidak diproses dengan baik.

Karena proses pembuatannya lebih sederhana, es batu biasa biasanya mengandung lebih banyak kotoran dan gas terlarut. Akibatnya, es batu biasa cenderung tampak lebih keruh dan tidak sejernih es batu kristal. Namun semua ini tergantung si pengelola, jika pembuatan dengan benar, maka hasilnya akan maksimal dan melebihi dari es kristal.

Es Batu Kristal

Kelebihan:
  • Lebih Higienis: Diproduksi melalui proses pembekuan yang sangat teratur, menjadikannya lebih bersih dan bebas dari kontaminasi bakteri serta kotoran. Air yang digunakan untuk membuat es kristal biasanya telah melalui proses penyulingan dan penyaringan terlebih dahulu, memastikan kemurniannya.
  • Lebih Jernih: Memiliki kejernihan yang lebih tinggi dibandingkan es batu biasa. Proses pembekuan yang lambat dan terkendali mengurangi jumlah gelembung udara yang terperangkap di dalam es, menghasilkan es yang lebih bening.
  • Lebih Tahan Lama: Dengan struktur yang lebih padat dan solid, es kristal tidak mudah mencair dan lebih tahan lama. Kepadatan es ini membuatnya lebih efektif dalam menjaga suhu dingin untuk waktu yang lebih lama dibandingkan es batu biasa.
Kekurangan:
  • Lebih Mahal: Proses produksi es kristal yang lebih rumit dan terkontrol membuat harganya lebih tinggi dibandingkan es batu biasa. Ini karena teknologi dan prosedur khusus yang diperlukan untuk menghasilkan es berkualitas tinggi.
  • Sulit Ditemukan: Es kristal tidak selalu tersedia di semua lokasi. Ketersediaannya lebih terbatas, sehingga mungkin lebih sulit ditemukan dibandingkan es batu biasa yang lebih umum dijual di berbagai tempat seperti warung, toko kelontong, dan supermarket.

Es batu kristal dibuat dari air yang telah melalui berbagai proses untuk memastikan kejernihannya. Air yang digunakan bukan air biasa, tetapi telah diproses secara khusus. Biasanya, air untuk membuat es tersebut mengalami beberapa langkah berikut:

  1. Disaring atau Difiltrasi: Proses ini menghilangkan kotoran dan partikel-partikel lain dari air, sehingga menghasilkan air yang lebih murni.
  2. Didemineralisasi: Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan mineral-mineral terlarut dalam air, yang dapat menyebabkan es menjadi keruh.
  3. Direbus: Merebus air membantu mengeluarkan gas-gas terlarut yang bisa membuat es tampak buram.

Selain itu, proses pembekuan dilakukan dengan cara khusus. Pembekuan dilakukan secara perlahan dan bertahap untuk menghasilkan es yang lebih jernih dan berkualitas tinggi. Teknik ini memastikan bahwa es yang dihasilkan benar-benar bening dan bebas dari gelembung udara atau kotoran yang dapat mempengaruhi penampilannya.

Berapa Lama Es Kristal Mencair?

Es kristal memang dikenal lebih tahan lama dibandingkan es batu biasa. Hal ini karena proses pembuatannya menggunakan air olahan dan pembekuan yang stabil, sehingga susunan molekul airnya lebih rapat dan padat.

Waktu yang dibutuhkan untuk es kristal mencair tergantung pada beberapa faktor seperti:

  • Ukuran Es: Semakin besar ukuran es batu, semakin lama waktu yang diperlukan untuk mencair.
  • Suhu Lingkungan: Semakin panas suhu sekitar, es akan lebih cepat mencair.
  • Wadah yang Menyimpan Dingin: Wadah yang dapat menahan dingin dengan baik dapat memperlambat proses pencairan es.

Secara umum, es kristal bisa bertahan lebih lama dibandingkan es batu biasa. Diperkirakan es kristal bisa bertahan hingga beberapa jam di suhu ruangan, tergantung pada faktor-faktor di atas.

Tips:
  • Jika Anda ingin menggunakan es batu untuk dikonsumsi, sebaiknya pilihlah es batu biasa dari hasil olahan sendiri yang sudah terjamin kebersihannya.
  • Anda juga bisa membuat es batu biasa sendiri di rumah dengan menggunakan air yang sudah matang atau air yang sudah difiltrasi.
  • Untuk meminimalisir kontaminasi bakteri pada es batu biasa, cucilah es batu tersebut dengan air bersih sebelum dikonsumsi.
  • Hindari penggunaan es batu yang sudah mencair dan membeku kembali karena berisiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri.

Ringkasan:

Secara umum, Es Batu kristal juga lebih mahal dan tidak mudah ditemukan. Meskipun pembuatan lebih cepat, namun memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri dan kotoran tidak diketahui secara detail, serta kurang awet.

Sedangkan untuk Es batu biasa sangat mudah ditemukan, jika membeli es batu pastikan es tersebut terbuat dari air matang agar mendapatkan hasil yang bening, dan dipastikan air yang dibuat dari air matang.

Pemilihan antara es batu kristal dan es batu biasa bergantung pada kebutuhan dan situasi spesifik.

Es batu kristal lebih cocok untuk acara khusus atau penggunaan di industri kuliner premium yang membutuhkan estetika dan kebersihan tinggi. Sementara itu, es batu biasa jika hasil dari olahan sendiri akan lebih ekonomis dan praktis untuk penggunaan sehari-hari atau dalam situasi di mana faktor biaya menjadi pertimbangan utama.

Demikian artikel ini, Semoga bermanfaat!

“Supaya tidak kehilangan informasi terbaru, ikuti Alby Zafr di Google News.”

Baca Juga

Bagikan: