Keistimewaan Bulan Muharram: Sejarah, Amalan, dan Doa untuk Meraih Keberkahan

Alby Zafr

Bulan Muharram

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah dan memiliki banyak keistimewaan bagi umat Islam. Sebagai salah satu tradisi umat muslim melakukan Doa, puasa hingga menyantuni anak yatim.

Berikut beberapa makna, sejarah dan keutamaannya mengenai Bulan Muharram:

Makna dan Sejarah:

  • Bulan Suci: Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci dalam Islam, bersama dengan Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Rajab.
  • Tahun Baru Islam: 1 Muharram menandai Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah, memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 M.
  • Bulan Haram: Kata “Muharram” berasal dari bahasa Arab yang berarti “diharamkan”. Pada bulan ini, peperangan dan pertumpahan darah dilarang.

Keutamaan:

Penuh Amalan di bulan Muharram adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak amalan dan meraih pahala, seperti:

  • Puasa Muharram, terutama pada tanggal 9 dan 10 (Tasu’a dan ‘Asyura).
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an dan doa.
  • Bersedekah.
  • Melakukan zikir dan istighfar.
  • Menyambung silaturahmi.
  • Introspeksi diri dan memperbanyak tobat.

Ada banyak lainnya peristiwa penting dari beberapa sumber dalam sejarah Islam terjadi di bulan Muharram, seperti:

  • Penciptaan Nabi Adam AS.
  • Diselamatkannya Nabi Nuh AS dari banjir besar.
  • Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari api.
  • Nabi Musa AS dan kaumnya diselamatkan dari kejaran Firaun.
  • Nabi Yunus AS dikeluarkan dari perut ikan.

Selain di atas saya juga menyertakan bacaan doa serta niat puasa di bulan Muharram dibawah ini.

Doa Akhir Tahun tanggal 29/30 Dzulhijjah arab latin dan artinya

Arab:

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Artinya:

“Ya Allah, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu.

Keutamaan Membaca Doa Akhir Tahun:

Memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan selama setahun.
Memohon kekuatan untuk dapat beramal shaleh di tahun yang akan datang.
Memohon agar amal-amal di tahun yang baru diterima oleh Allah SWT.
Waktu Membaca Doa Akhir Tahun:

Doa akhir tahun dapat dibaca pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah, sebelum pergantian tahun baru Islam.

Doa Awal Tahun 1 Muharram Arab dan Artinya

Arab:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Artinya:

“Ya Allah, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Dan atas karuniaMu yang besar dan mulia kemurahan-Mu, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini.

Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Muharram Arab, Latin dan Artinya

Niat Puasa 1-8 Muharram

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawąitu shaumąl Muharrami lilâhi ta’aąla.

Artinya:
“Saya niat puasa Muharram karena Allah ta’âlâ.”

Niat Puasa Tasu’a (9 Muharram)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Nawąitu shąuma ghadin ‘an ada’i sunnatil tasu’a lillahi ta’ąala.

Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Tasu’a esok hari karena Allah Ta’ala.”

Niat puasa Asyura (10 Muharram)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnąti asyura lillahi ta’ąala.

Artinya:
“Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.”

Puasa di atas ini adalah puasa sunnah, secara hukum, puasa sunnah tidak wajib dilakukan oleh umat muslim. Namun, ada beberapa puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dikerjakan oleh umat Islam, salah satunya di puasa di bulan Muharram.

Bulan Muharram adalah sebuah bulan yang istimewa dan penuh makna bagi seluruh umat Islam. Bulan ini menjadi saat yang penting untuk introspeksi diri, meningkatkan amalan, dan meraih pahala.

Selain poin-poin yang telah disebutkan, masih banyak keutamaan dan amalan lain yang dapat dilakukan di bulan Muharram. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Demikianlah artikel tentang Doa Bulan Muharram, semoga bermanfaat!

Bagikan:

Baca Juga