Tata Cara Shalat Jamak Qashar yang Benar, Lengkap dengan Bacaan Arab Latin dan Artinya

Alby Zafr

Tata Cara Shalat Jamak Qashar
(Foto: Alby Zafr/Fatah)

Tata Cara Shalat Jamak Qashar – Shalat jamak qashar adalah shalat yang dilakukan secara berjamaah sebelum waktu shalat fardhu. Shalat jamak qashar ditujukan untuk menghindari terjadinya shalat fardhu yang berjumlah banyak di waktu yang sama. Tata cara shalat jamak qashar yang benar adalah sebagai berikut:

1. Bacaan niat shalat jamak qashar sunnah Muakkadah, sesuai dengan jenis shalat yang akan dilakukan. Bacaan niat shalat sunnah Muakkadah adalah sebagai berikut: “Aku niat Shalat sunnah Muakkadah 4 raka’at, semoga Allah menerima amalan saya.”

2. Selanjutnya, lakukan takbiratulihram dan setelah itu dilanjutkan dengan membaca salawat dan istighfar.

3. Shalat 2 raka’at pertama dan kedua sama seperti shalat fardhu pada umumnya, yaitu dengan membaca Surah Al-Fatihah dan surah pendampingnya.

4. Setelah itu, ruku’ seperti biasa dan sujud seperti biasanya dan setelah itu tasyahud akhir.

5. Dalam tasyhad akhir ini, kita membaca salawat nabi saw 3x dan setelah itu kita lanjutkan dengan membaca do’a `Iftitah dan diakhiri dengan salam.

Pengertian Shalat Jamak Qashar

​Shalat jamak qashar adalah shalat yang dilakukan secara berjamaah dengan ruku’ dan sujud yang dua kali lipat. Shalat jamak qashar ini juga sering disebut dengan istilah shalat jenazah. Shalat jamak qashar ini sendiri memiliki beberapa tata cara yang perlu diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:

Tata cara shalat jamak qashar pertama, siapkanlah sebuah mushaf atau Al-Quran yang akan digunakan untuk melakukan shalat. Jika mushaf tidak tersedia, kamu bisa menggunakan kitab suci lainnya seperti Al-Hadits atau tafsir. Keempat kitab suci ini haruslah berada di atas sebuah meja yang rata dan tidak boleh ada yang tertinggal.

Kedua, siapkanlah sebuah kursi untuk kamu dan para jemaah shalat lainnya. Kursi ini haruslah diletakkan di hadapan mushaf atau kitab suci yang akan digunakan untuk melakukan shalat.

Ketiga, setelah semua siap, barulah kamu dan para jemaah shalat lainnya duduk di kursi yang telah disediakan. Duduklah dengan tegak dan santai, sambil menghadap ke arah mushaf atau kitab suci yang akan digunakan untuk melakukan shalat.

Keempat, sebelum memulai shalat, kamu dan para jemaah shalat lainnya harus mengucapkan salam terlebih dahulu. Ucapkanlah salam dengan santai dan tenang, sambil menghadap ke arah mushaf atau kitab suci.

Kelima, setelah itu barulah kamu dan para jemaah shalat lainnya memulai shalat. Shalatlah dengan sungguh-sungguh dan ikuti tata cara shalat yang benar. Bacalah surat-surat pendek dalam Al-Quran sebelum ruku’ dan bacalah surat-surat panjang setelah ruku’. Shalatlah seperti biasa, hanya saja ruku’ dan sujudnya dilakukan dua kali lipat.

Setelah selesai melakukan shalat, kamu dan para jemaah shalat lainnya dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT. Doakanlah dengan sungguh-sungguh dan ikutilah tata cara doa yang benar. Setelah itu barulah kamu dan para jemaah shalat lainnya boleh beranjak dari tempat shalat.

Itulah beberapa tata cara yang perlu diperhatikan dalam melakukan shalat jamak qashar. Shalatlah dengan sungguh-sungguh dan ikuti tata caranya agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Tujuan Shalat Jamak Qashar

​Shalat jamak qashar adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat jamak qashar mempunyai tujuan agar kita dapat mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan melakukan shalat jamak qashar, kita dapat merasakan kepresence-an Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada-Nya.

Tujuan lain dari shalat jamak qashar adalah untuk meningkatkan kesabaran dan ketabahan kita. Shalat sunnah jamak qashar dilakukan dengan cara mengqashar (memperbanyak) shalat sunnah yang biasanya dilakukan sehari-hari. Selain itu, shalat jamak qashar juga dapat meningkatkan keikhlasan kita dalam beribadah kepada Allah SWT.

Dengan melakukan shalat jamak qashar, kita akan mendapat banyak keutamaan dan barokah dari Allah SWT. Kita akan mendapatkan pahala seperti melakukan shalat sunnah 12 tahun, dan juga akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Shalat jamak qashar juga dapat membantu kita dalam mengatasi masalah-masalah yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, tidak heran jika shalat jamak qashar sangat disukai oleh semua orang. Shalat jamak qashar adalah salah satu cara yang dapat kita gunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada-Nya. Jadi, jangan ragu untuk melakukan shalat jamak qashar agar kita dapat mendapatkan segala keutamaan dan manfaatnya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap Beserta Doanya Untuk Laki-Laki dan Perempuan

Syarat-syarat Shalat Jamak Qashar

  • Perjalanan sejauh 84 mil atau 2 Marhalah setara dengan jarak sekitar 119,9 km.
  • Perjalanan tersebut dapat dilakukan baik dengan menggunakan transportasi darat maupun laut.
  • Lebih disarankan untuk melakukan qashar apabila jarak yang ditempuh mencapai 3 marhalah atau lebih.

Jika waktu shalat tidaklah cukup, seperti dari Ashar ke Maghrib, dan diprediksi masih juga dalam perjalanan, karena itu dianjurkan untuk melakukan shalat qashar.

Niat Shalat Jamak Qashar

​Shalat jamak qashar adalah shalat yang dilakukan dengan cara menggabungkan dua shalat wajib, yaitu shalat fardhu subuh dan shalat fardhu ashar. Tata caranya adalah sebagai berikut:

Setelah melakukan shalat fardhu subuh, lanjutkan dengan shalat sunnah seperti biasa, kemudian setelah itu barulah melakukan shalat fardhu ashar. Jika memungkinkan, lakukan shalat fardhu ashar sebelum waktu magrib tiba, agar bisa langsung isya’ setelahnya.

Niat shalat jamak qashar dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

Niat Shalat Qashar

Inilah beberapa bacaan atau lafadz niat shalat qashar.

Bacaan Niat Shalat Qashar Untuk Dhuhur

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhodh dhuhri rok’aatainii qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku niat shalat fardu dhuhur dua rakaat qashar, makmum/imam karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Untuk Shalat Qashar Ashar

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِرَكْعَتَيْنِ قَصْرًامَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhol ashri rok’atainii qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku niat shalat fardu ashar dua rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Qashar Isya

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِرَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholli fardhol isya’i rok’atainii qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku niat shalat fardu isya dua rakaat qashar, karena Allah Ta’aala”

Menunaikan Shalat Qashar secara berjamaah diperbolehkan, terutama jika pelaksanaannya dilakukan dalam konteks perjalanan bersama-sama. Dalam situasi ini, terdapat penambahan lafadz pada niat shalat qashar berjamaah, yakni menyebutkan apakah seseorang akan menjadi imam atau makmum (إماما/مأموما) sebelum menyebutkan lafadz “Lillaahi ta’aala”.

Penting untuk dicatat bahwa Shalat Qashar dapat dilakukan bersamaan dengan Shalat Jamak. Artinya, seseorang dapat meringkas shalatnya dan menggabungkan dua shalat dalam satu waktu. Sebagai contoh, Shalat Dhuhr dan Ashar dapat dilakukan secara jamak takdim pada waktu Dhuhr, dan jumlah rakaatnya dapat diringkas dari masing-masing 4 rakaat menjadi hanya 2 rakaat.

Hal ini memberikan kemudahan bagi umat Islam ketika berada dalam kondisi perjalanan atau dalam situasi tertentu yang membutuhkan penggabungan shalat. Dengan meringkas jumlah rakaat, umat Islam dapat memenuhi kewajiban shalatnya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Niat Shalat Jamak Takdim dengan Qashar

Shalat Dhuhur dan Ashar, dilakukan di waktu dhuhur (jamak Takdim)

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholii fardhodl dhuhri rok’ataini majmuu’an bil ashri jam’a taqdiimi qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu dhuhur dua rakaat digabungkan dengan shalat ashar dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الظُّهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholii fardhodl ashri rok’ataini majmuu’an iladh dhuhri jam’a taqdiimi qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat ashar dua rakaat digabungkan dengan shalat dhuhur dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

Shalat Maghrib dan isya, dilakukan di waktu maghrib (jamak Takdim)

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Ushalli fardhodl maghribi tsalaatsa raka’aatin majmuu’an bil isyaa’i jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu maghrib tiga rakaat digabungkan dengan shalat isya dengan jamak takdim, karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الْمَغْرِبِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholii fardhodl isya’i rok’ataini majmuu’an ilal maghribi jam’a taqdiimi qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu isya dua rakaat digabungkan dengan shalat maghrib dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

Niat Shalat Jamak Takhir – Qashar

Shalat Dhuhur dan Ashar, dilakukan di waktu Ashar (jamak Takhir)

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالظُّهْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholii fardhodl Ashri rok’ataini majmuu’an bidh dhuhri jam’a ta’khiiri qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu ashar dua rakaat digabungkan dengan shalat dhuhur dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الْعَصْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholli fardhodl dhuhri rok’ataini majmuu’an ilal ashri jam’a tak khiiri qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu dhuhri dua rakaat digabungkan dengan shalat ashar dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

Shalat Maghrib dan isya, dilakukan di waktu isya (Jamak Takhir)

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholli fardhol isya’i rok’ataini majmu’aan bil maghribi jam’a tak khiiri qoshron makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu isya dua rakaat digabungkan dengan shalat maghrib dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَى الْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ مَأْمُوْمًا \ اِمَامٌا لِلّهِ تَعَالَى

“Usholli fardhol maghribi tsalatsa raka’aatin majmu’aan ilal isya’i jam’a tak khiri makmuman/imaman lillaahi ta’aala”

Artinya : “Aku berniat shalat fardhu maghrib tiga rakaat digabungkan dengan shalat isya dengan jamak takhir, karena Allah Ta’ala”

Demikianlah artikel ini tentang tata cara dan niat shalat jamak qashar, semoga bermanfaat!

“Artikel lainnya silakan kunjungi Google Berita saya.”

Penulis: Alby Zafr
Sumber: Dari berbagai sumber

Baca Juga

Bagikan: