Waktu Terbaik untuk Sholat Tahajud di Malam Hari

Alby Zafr

Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud
Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud adalah di Malam Hari.

Waktu Terbaik untuk Sholat Tahajud – Menjalankan sholat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim, namun di samping itu, disarankan pula untuk melaksanakan ibadah sunnah, seperti sholat tahajud, yang memiliki keutamaan luar biasa sebagai ibadah malam yang istimewa. Oleh karena itu, muslim sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat tahajud setiap hari.

Sholat tahajud dilakukan setelah terbangun dari tidur di sepertiga malam. Namun, belum banyak yang mengetahui bahwa ada beberapa kategori waktu sepertiga malam yang dijelaskan dalam Al-Quran dan Sunnah.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat tahajud dan jam berapa yang perlu diketahui oleh umat Islam? Berdasarkan berbagai sumber, kita dapat memahami informasinya sebagai berikut.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud di Sepertiga Malam Pertama

Waktu terbaik untuk sholat tahajud yang pertama adalah pada sepertiga malam pertama, yang terjadi dalam rentang waktu setelah sholat Isya’ hingga pukul 22.30. Untuk melaksanakannya, muslim sebaiknya memulai dengan tidur terlebih dahulu. Perlu diingat bahwa tidak ada batasan mengenai jumlah rakaat yang harus dilakukan dalam sholat tahajud. Namun, untuk menjaga keistimewaannya, konsistensi dalam melaksanakannya sangat penting.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud di Sepertiga Malam Kedua

Waktu terbaik untuk sholat tahajud berikutnya adalah pada sepertiga malam kedua, yang biasanya terjadi antara pukul 23.59 hingga 01.00 dini hari. Meskipun waktu ini mungkin sulit bagi sebagian orang untuk bangun, namun diyakini memiliki keutamaan dan keistimewaan yang besar bagi mereka yang melaksanakan shalat tahajud pada waktu ini.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud di Sepertiga Malam Terakhir

Melaksanakan sholat sunnah pada sepertiga malam terakhir dianggap waktu yang paling utama. Sepertiga malam terakhir ini terjadi antara pukul 01.00 hingga Subuh. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan bahwa setiap malam Allah turun ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Pada waktu ini, Allah menanyakan apakah ada hamba-Nya yang meminta, berdoa, atau bertaubat, dan Allah siap untuk memberikan dan mengampuni.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap Beserta Doanya Untuk Laki-Laki dan Perempuan

Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat tahajud dilakukan dengan dua rakaat, dan terdapat tata cara khusus yang harus diikuti agar sah dalam melaksanakan ibadah malam ini. Inilah tata cara shalat tahajud yang sebaiknya dipahami dan diikuti:

1. Memulai Sholat Tahajud dengan Niat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillahi ta’aala”

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Bacalah niat sholat tahajud dengan tulus, yang artinya, “Aku berniat melaksanakan shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

2. Memulai dengan Takbiratul Ihram

Langkah pertama dalam sholat tahajud adalah mengucapkan takbiratul ihram, menandakan dimulainya ibadah ini dengan menyatakan kebesaran Allah.

3. Membaca Surah Al-Fatihah

Setelah takbiratul ihram, bacalah surah Al-Fatihah, sebagai bacaan wajib dalam setiap rakaat sholat.

4. Membaca Surat dari Al-Quran

Lanjutkan dengan membaca surat dari Al-Quran, di mana Rasulullah SAW seringkali memilih surat-surat yang panjang dalam sholat tahajud.

6. Rukuk dengan Khusyuk dan Membaca Doa Rukuk

Beri tumpuan pada rukuk dengan khusyuk, dan bacalah doa rukuk dengan penuh tuma’ninah.

7. Iktidal dengan Khusyuk dan Membaca Doa Iktidal

Berdiri tegak dalam iktidal dengan khusyuk, sambil membaca doa iktidal dengan hati yang khusyuk.

8. Sujud dengan Penuh Khusyuk dan Membaca Doa Sujud

Lakukan sujud dengan penuh khusyuk, sambil membaca doa sujud dengan penuh tuma’ninah.

9. Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah sujud pertama, duduklah sejenak di antara dua sujud, memperdalam kekhusyukan.

10. Sujud Kedua Seperti Sholat Fardu

Lakukan sujud kedua dengan tuma’ninah, mirip dengan sujud dalam sholat fardu.

11. Berdiri Kembali dan Mengucap Takbiratul Ihram

Berdirilah kembali, mengucap takbiratul ihram sebagai tanda memasuki rakaat kedua.

12. Membaca Al-Fatihah dan Surah Al-Ikhlas

Bacalah Al-Fatihah dan tambahkan dengan membaca surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

13. Melanjutkan Rukuk, Iktidal, dan Sujud

Lanjutkan dengan rukuk, iktidal, dan sujud pada rakaat kedua, mengikuti langkah-langkah dengan tuma’ninah.

14. Duduk dan Membaca Tasyahud Akhir

Saat berada di tahap duduk, bacalah tasyahud akhir sebagai ungkapan syahadat dan pujian kepada Allah.

15. Mengakhiri Sholat Tahajud dengan Salam

Akhiri sholat tahajud dengan mengucapkan salam, dan disarankan untuk membaca wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istighfar, dan doa untuk menambah keberkahan setelah menunaikan sholat tahajud.

Dengan memahami waktu-waktu terbaik untuk melaksanakan sholat tahajud dan mengikuti tata cara dengan benar, umat Islam dapat meraih keistimewaan dan keberkahan dalam melaksanakan ibadah malam ini.

Doa Sesudah Sholat Tahajud

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar.”“Demikian pula Nabi Muhammad itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.”“Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

Editor : Alby Zafr

Sumber : Dari berbagai sumber

Baca Juga

Bagikan:

Tags