Panduan Lengkap Cara Sholat Istikharah Menurut Sunnah

Alby Zafr

Panduan Lengkap Cara Sholat Istikharah Menurut Sunnah
Cara Sholat Istikharah Menurut Sunnah.

Cara Shalat istikharah adalah sholat sunnah yang dilakukan ketika seseorang ingin mengambil keputusan penting dalam hidupnya, seperti menikah, pindah rumah, memulai usaha, atau memilih antara dua pilihan yang sulit.

Sholat ini dilakukan sebagai bentuk doa dan permohonan bimbingan serta petunjuk dari Allah SWT untuk memilih jalan yang terbaik dalam kehidupan. Sholat istikharah sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh, tulus, dan yakin bahwa Allah SWT pasti memberikan petunjuk terbaik bagi hamba-Nya yang memohon dengan ikhlas.

Niat Sholat Istikharah

Sebelum memulai sholat istikharah, hendaknya kita membuat niat dalam hati untuk melaksanakan sholat istikharah. Niat ini sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tulus.

Panduan Lengkap Niat Sholat Istikharah

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَ

“Ushαllî sunnαtαl istikharati rak’aataini lillâhi ta’âlâ.”

Artinya: “Àku berniat shalat sunnah istikharah dua raka’aαt karena Allαh ta’aala.”

Memperdalam Pengertian Dzikir Sesudah Sholat Istikharah

Dzikir sesudah sholat istikharah adalah salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilakukan setelah selesai melakukan sholat istikharah. Dzikir ini bertujuan untuk memperbanyak mengingat Allah dan memohon petunjuk serta ridha-Nya dalam mengambil keputusan. Ada beberapa dzikir yang disunnahkan setelah sholat istikharah, di antaranya adalah:

Baca Istighfar

Membaca istighfar atau memohon ampun kepada Allah SWT merupakan dzikir yang sangat dianjurkan. Istighfar dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, serta sebagai permohonan agar Allah SWT memberikan rahmat dan pengampunan.

Membaca Doa Istikharah

Setelah selesai sholat istikharah, kita membaca doa istikharah. Doa ini merupakan doa permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan petunjuk dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud di Malam Hari

Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas juga termasuk dzikir yang dianjurkan setelah sholat istikharah. Ketiga surat tersebut merupakan surat-surat pendek yang memuat penggalan ayat-ayat Al-Quran yang sangat bermanfaat sebagai sarana perlindungan dari segala kejahatan dan gangguan.

Membaca Dzikir

Membaca dzikir yaitu menyebut Asma Allah atau membaca dzikir tertentu secara berulang-ulang dengan tujuan untuk mengingat Allah dan meraih rahmat serta berkah-Nya. Salah satu dzikir tasbih yang dianjurkan setelah sholat istikharah adalah membaca “Subhanallah” sebanyak 33 kali, “Alhamdulillah” sebanyak 33 kali, dan “Allahu Akbar” sebanyak 33 kali, kemudian diakhiri dengan membaca “Lα ilαhα illαllαh wαhdαhu lα syαrikα lαh, lαhul mulku wα lαhul hαmdu, wα huwα ‘αlα kulli syαi’in qαdir” sebanyak satu kali.

Dzikir sesudah sholat istikharah adalah bentuk dzikir yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dzikir tersebut menjadi sarana untuk memperbanyak mengingat Allah SWT dan memohon petunjuk serta ridha-Nya dalam mengambil keputusan.

Makna dan Tujuan Dzikir Sesudah Sholat Istikharah

Dzikir setelah sholat istikharah adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam. Istikharah sendiri adalah sholat sunnah yang dilakukan ketika seseorang ingin memutuskan sesuatu dalam hidupnya, seperti menikah, memilih pekerjaan, atau membeli sesuatu.

Setelah sholat istikharah, dianjurkan untuk berdzikir sebagai tanda syukur atas kesempatan yang diberikan untuk beribadah. Selain itu, dzikir juga dapat membantu seseorang untuk lebih dekat dengan Allah, mengingat-Nya, dan merenungkan arti dari sholat istikharah yang baru saja dilakukan.
Tujuan dari dzikir setelah sholat istikharah adalah untuk membantu seseorang dalam memahami keputusan yang harus diambil setelah sholat istikharah. Dzikir dapat membantu seseorang untuk lebih tenang dan fokus dalam merenungkan pesan yang ingin disampaikan oleh Allah melalui sholat istikharah.

Dalam Islam, berdzikir juga dianggap sebagai cara untuk memperbaiki kualitas ibadah seseorang dan meningkatkan keimanan. Oleh karena itu, dzikir setelah sholat istikharah diharapkan dapat membantu seseorang untuk lebih memperkuat ikatan dengan Allah dan meningkatkan kualitas hidupnya secara keseluruhan.

Panduan Langkah-Langkah Melakukan Sholat Istikharah

Berikut adalah langkah-langkah melakukan sholat istikharah:

Niat: Bertekad dalam hati untuk melakukan sholat istikharah dan menyadari tujuan dari sholat tersebut.
Melakukan sholat sunnah dua rakaat: Sholat ini dilakukan dengan niat sholat istikharah dan tidak terikat pada waktu tertentu. Sholat ini dilakukan setelah sholat Maghrib atau setelah sholat Isya, sebelum waktu Subuh.
Membaca doa istikharah: Setelah salam dari sholat, membaca doa istikharah dengan khusyuk dan penuh harapan kepada Allah SWT.
Membuat keputusan: Setelah melakukan sholat istikharah dan membaca doa, maka seorang muslim harus melakukan introspeksi dan merenungkan tentang keputusan yang akan diambil. Allah SWT akan memberikan petunjuk dan memberi rasa nyaman atau tidak nyaman dalam hati untuk mengambil keputusan.
Bertawakal: Setelah memutuskan, seorang muslim harus menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT dan bertawakal dengan yakin bahwa Allah akan membimbing keputusan yang diambil dan memberikan yang terbaik bagi dirinya.

Sholat istikharah adalah cara untuk mencari petunjuk dari Allah dalam mengambil keputusan penting dalam hidup. Namun, keputusan yang diambil tetap berada di tangan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk merenungkan keputusan tersebut dan bertawakal kepada Allah SWT.

Cara Berdoa Setelah Sholat Istikharah

Setelah menyelesaikan sholat istikharah, berikut adalah cara berdoa setelah sholat istikharah:

  • Duduk dengan tenang: Setelah sholat, duduklah dengan tenang dan fokus pada Allah SWT.
  • Membaca doa istikharah: Baca doa istikharah dengan khusyuk dan harapan kepada Allah SWT untuk memberikan petunjuk dalam memutuskan sesuatu. Doa istikharah dapat dibaca dengan bahasa Arab atau bahasa Indonesia.
  • Memohon perlindungan kepada Allah: Setelah membaca doa istikharah, memohonlah perlindungan dan pengampunan kepada Allah SWT dari segala keburukan dan kesalahan yang telah dilakukan.
  • Memohon petunjuk dan keberkahan: Setelah memohon perlindungan dan pengampunan, memohonlah petunjuk dan keberkahan dari Allah SWT untuk membantu dalam memutuskan sesuatu.
  • Bertawakal: Setelah berdoa, yakinlah bahwa Allah SWT akan memberikan petunjuk dan memberikan yang terbaik bagi diri kita. Bertawakallah dengan sepenuh hati dan jangan ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu.
  • Menambahkan doa lainnya: Selain doa istikharah, Anda juga dapat menambahkan doa lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Dalam berdoa setelah sholat istikharah, ingatlah untuk merenungkan tujuan dari sholat tersebut dan memohon bimbingan dari Allah SWT. Setelah itu, tawakallah dengan sepenuh hati dan yakin bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi diri kita.

Keutamaan sholat istikharah adalah sangat besar. Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya untuk selalu melakukan sholat istikharah dalam setiap keputusan penting yang diambil. Dengan melakukan sholat istikharah, seorang muslim akan memperoleh bimbingan dari Allah SWT dan memperoleh keputusan terbaik dalam hidupnya.

Doa Setelah Sholat Istikharah

Membaca Doa istikharah setelah niat, kita membaca doa istikharah, yaitu:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوْبِ اَللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِّيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِّيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

 

“Allahumma inni αstαkhirukα bi’ilmikα wa αstαqdirukα bi-qudrαtikα wα αs’αlukα min fαdlikα αl-‘aαzim. Fα innαkα tαqdiru wαlαα αqdiru, wα tα’lαmu wαlαα α’lαmu, wα αntα ‘αllαmu αl-ghuyub. Allαhummα in kuntα tα’lαmu αnnα hαdzα αl-αmrα (sebutkαn mαsαlαh yαng αkαn diαmbil keputusan) khαirun li fi dini wα mα’αshi wα αqibαti αmri (sebutkan niat keputusan tersebut) fαqdirhu li wα yαssirhu li thummα barik li fihi, wα in kuntα tα’lαmu αnnα hαdzα αl-αmrα shαrrun li fi dini wα mα’αshi wα αqibαti amri fαsrifhu αnni wα srifni αnhu wαqdir li αl-khαirα haithu kana thummα αrdini bihi.”

 

Artinya: “Ya Allαh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu untuk dipilihkan yang terbaik dengan ilmu-Mu, dan aku memohon kepada-Mu kekuasaan-Mu yang besar. Sesungguhnya Engkau mampu melaksanakannya, sedangkan aku tidak mampu, dan Engkau mengetahui semua perkara ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebutkan masalah yang ingin diambil keputusan) baik bagi agamaku, kehidupanku, dan akhiratku, maka takdirkanlah untukku dαn mudahkanlah bagiku, kemudian berilah keberkahan padaku di dalamnya. Dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagi agamaku, kehidupanku, dan akhiratku, maka jauhkanlah dariku dan jauhkanlah aku darinya, serta takdirkanlah untukku kebaikan di mana saja. Kemudiαn ridho’i aku dengannya.”

“Artikel lainnya bisa kunjungi Google News saya.”

Setelah membaca doa istikharah, kita bisa menyebutkan permohonan kita kepada Allah SWT. Doa ini diambil dari sumber hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dari Jabir bin ‘Abdillah. Untuk lebih baiknya, kita bisa menambahkan shalawat, salam, dan hamdalah di awal dan akhir doa, sesuai anjuran Imam an-Nawawi. Hal ini seperti disebutkan dalam kitab Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulumiddin, juz I, halaman 206. (Sumber kutipan dari NU Online)

Baca Juga

Bagikan:

Tags