Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri, Keluarga Komplit Dan Penjelasan Tentang Zakat Fitrah

Alby Zafr

Doa Bacaan Zakat Fitrah
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah

Doa Niat Zakat fitrah, Zakat fitrah adalah zakat yang harus dikerjakan untuk tiap jiwa, bagi umat islam, hidup di saat bulan Ramadhan, dan mempunyai kelebihan rejeki atau keperluan primer untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri. Besarannya ialah beras atau makanan dasar seberat 2,5 kg atau 3,5 ltr per jiwa.

Zakat bisa dilaksanakan semenjak awalnya Ramadhan dan paling lamban dilaksanakan saat sebelum penerapan Shalat Idul Fitri diwaktu itu. Pendistribusiannya ke mustahik (yang menerima zakat) paling lamban dilaksanakan saat sebelum penerapan shalat Idul Fitri.

Kenali Jenis Macam Zakat dan Ketetapannya yang Berada di Indonesia

Salah satunya kewajiban kaum muslim ialah membayar zakat yang dibayarkan tiap bulan Ramadan. Zakat dibayar dengan 3,5 ltr beras diwilayah tempat Anda tinggal, dalam masalah ini di Indonesia ialah beras. Selainnya, rupanya ada banyak beberapa macam zakat yang ada.

Lima Tipe Zakat

Ada beberapa macam zakat yang harus Anda kenali dan ketetapannya diantaranya:

1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah tipe zakat yang wajib dibayar bagi kaum muslim saat bulan Ramadan atau hari raya Idulfitri tiba. Seterusnya, bisa dibayarkan dengan 3,5-liter makanan dasar dari wilayah yang berkaitan.? Di Indonesia umumnya orang akan memberi beras.

Ada pula yang memberi beberapa bijian, gandum, sampai kurma kering untuk diberi sebagai zakat fitrah. Peranan zakat fitrah mempunyai tujuan mensucikan orang yang berpuasa dari perkataan kotor dan tindakan dosa. Ini dilaksanakan dengan memberi makan ke fakir miskin dengan menolong memenuhi keperluan fakir miskin.

2. Zakat Maal

Selainnya zakat fitrah, rupanya ada beberapa macam zakat yang lain yaitu zakat maal (harta). Zakat maal ialah zakat pendapatan, seterusnya, ada banyak tipe zakat pendapatan yakni zakat hasil pertambangan, hasil pertanian, hasil laut, hasil ternak, perak, dan ternak. Masing-masing tipe zakat mempunyai ketetapan dan perhitungannya sendiri.

Pengurusaan zakat bahkan juga telah ditata dalam undang-undang, lho. Pengendalian zakat ditata dalam Undang-undang (UU) pengendalian zakat nomor 38 tahun 1998 “Zakat ialah harta yang harus disisihkan dengan seorang muslim atau tubuh yang dipunyai oleh orang muslim sesuai ketetapan agama untuk dikasih ke yang memiliki hak menerimanya.”

Seterusnya, UU itu menerangkan mengenai pengendalian zakat, peranan zakat dan siapakah yang memiliki hak atur zakat. Berikut sejumlah ketetapan zakat yang berada di Indonesia:

3. Emas dan Perak

Ketetapan zakat yang pertama ialah ketetapan zakat emas dan perak. Anda diharuskan bayar zakat yang cukup nisabnya dan sudah dipunyai sepanjang satu tahun. Perhitungannya ialah sejumlah 2,5% dari nilai emas itu. Sebagai contoh bila Anda mempunyai emas sebesar 100 gram, karena itu zakat yang harus dibayar ialah harga 2,5 % dari emas.

Sebagai contoh 1 gr emas bernilai Rp 50.000, karena itu besaran zakat yang perlu dibayar yakni ialah 100gr x Rp 50.000 x 2.5 % = Rp 125.000.

4. Binatang Ternak

Seterusnya, zakat pendapatan yang perlu Anda bayarkan ialah hasil ternak. Hewan ternak yang terserang harus zakat dengan hewan yang memberi faedah untuk manusia, digembalakan, cari makan sendiri lewat penggembala, sudah dipunyai setahun dan capai nishab. Masing-masing hewan ternak berbeda. Sebagai contoh sapi, bila banyaknya capai 30 ekor, karena itu zakatnya berbentuk satu ekor anak sapi setahun.

5. Perdagangan atau Tijarah

Zakat perdagangan atau zakat tijarah yakni zakat yang terkait dengan komoditas perdagangan. Zakat ini mempunyai ketetapan yaitu diambil dari modal, dan dihitung dari keseluruhan pemasaran barang serta jumlah sebanyak 2,5 %. Anda dapat membayar uang dengan harga nilai itu atau berbentuk barang dagangan.

Tersebut beberapa macam zakat dan ketetapannya yang berada di Indonesia. Selanjutnya, Anda bisa juga pilih Asuransi Jiwa Syariah. Ketidaksamaan khusus di antara Asuransi Jiwa Syariah dengan Asuransi Jiwa Konservatif berada pada ide dasar dan langkah pengendalian dana yang sesuai beberapa prinsip syariah.

Asuransi Jiwa Syariah ialah Asuransi yang dilandasi konsep saling bantu-membantu dan membuat perlindungan antara beberapa peserta lewat kontributor ke Dana Tabarru’, yakni kelompok dana kebijakan dari uang kontributor beberapa peserta Asuransi Jiwa Syariah yang sepakat untuk sama-sama tolong jika terjadi resiko dari mereka. Dana ini selanjutnya diatur sama sesuai konsep Syariah dan di bawah pemantauan Dewan Syariah untuk hadapi resiko tertentu.

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Komplet dengan Maknanya

Zakat fitrah sebagai zakat yang diharuskan atas tiap jiwa untuk yang sanggup menjalankannya dengan persyaratan yang sudah diputuskan. Istilah fitrah yang menempel pada zakat ditujukan jika dengan melakukan zakat diharap kita bisa kembali lagi ke fitrah dan kembali suci.

Disamping itu harus dipahami jika berkaitan zakat fitrah, harus dipahami niat keluarkan zakat. Karena niat itu wajib karena tiap amal tindakan akan dipandang oleh Allah SWT berdasar tujuannya.

Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk diri kita, keluarga dan orang yang lain mewakilkan ke kita.

Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaatal fitri ‘an nafsi fardhal lillaahi ta’aala”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”

Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaatal fitri ‘an zaujati fardhal lillahi ta’ala”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Suami, Anak Lelaki dan Wanita

Suami

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaatal fitri ‘an zauj?i fardhal lillahi ta’ala”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk suamiku fardhu karena Allah Taala.”

Bacaan Niat untuk anak laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ….. ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ….…(sebutkan namanya), fardhu karena Allah Taala.”

Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ….. ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku .……(sebutkan namanya), fardhu karena Allah Taala.”

Niat Zakat untuk Semua Keluarga dan Sebagai wakil Orang Lain

Anggota Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.”

 

Artinya:  “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

Diwakili atau Mewakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (….…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

 

“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (….…) fardhan lillahi ta’ala.”

 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk….…..(sebutkan namanya), fardhu karena Allah Taala.”

Tanda titik di atas yang dimaksud adalah sebutakan nama yang dimaksud.

Also Read

Bagikan: