Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira Artinya

Alby Zafr

Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira
Tulisan Arab Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira.

Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira artinya berarti “Ya Allah, ampunilah mereka dan berikanlah kesabaran kepada mereka seperti yang Kau berikan kepada orang-orang yang telah Engkau ciptakan.” Ini adalah doa yang populer di kalangan Muslim dan sering dibaca ketika melakukan shalat magrib. Doa ini juga sering digunakan sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap kedua orang tua kita..

Definisi dan Makna Doa Rabbighfirli Waliwalidayya Warhamhuma Kamaa Rabbayani Saghira

​”Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira.”

Tulisan Arab Latin dan Artinya

رَّبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

“Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa Rabbayani Saghira”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa ku dan dosa kedua orang tua ku. Kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihi aku sewaktu masih kecil.”

Ini adalah sebuah doa yang sangat populer dan sering diucapkan oleh Muslimin untuk mendoakan ke kedua orang tua kita. Doa ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Baca Juga: Allahumma Inni As Aluka Husnul Khotimah, Simak Penjelasan Singkat

Doa ini juga mengandung sebuah peringatan yang penting, yaitu agar kita tidak meninggalkan shalat dan puasa. Karena itu, sebaiknya kita mengucapkan doa ini ketika kita sedang melaksanakan shalat fardhu atau shalat sunnah. Deendaran shalat dan puasa adalah dua perkara yang sangat penting, karena itulah Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk tetap melakukannya.

Semoga Allah SWT memberikan ampun dan rahmat-Nya kepada kita dan kepada kedua orang tua kita. Aamiin.

Hadist atau Tafsir yang Berkenaan Dengan Doa

Doa tersebut diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dan termasuk dalam hadits shahih. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’aanhu, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

لَا تَدْعُوا إِلَىٰ غَيْرِكُمْ رَبَّكُمْ وَلَا تَسْتَعِينُوا بِهِمْ ۚ إِنِ السَّلَامُ هُوَ التَّوَّابُ ۚ وَإِنْ يَسْتَغِيثُوكُمْ فَاعِلِينَ إِلَيْهِمْ ۖ فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ

Artinya: “Janganlah kalian memohon kepada selain diri kalian sendiri dan janganlah kalian minta tolong kepada mereka. Sesungguhnya perdamaian itulah (yang dapat) mengampuni dosa. Dan jika mereka minta pertolongan kepada kalian, maka tolonglah mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang² yang bertakwa.” (HR. Muslim)

Dalam hadits lain diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu’aanhu, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَالَ رَبَّنَا وَلِيُّ الدِّينِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلاَ شَرِيكٌ لَهُ عِنْدَهُ فِي الْمِلَّةِ فَلْيُجْزِهِ اللَّهُ بِأَحْسَنِ ما يَعْمَل

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan: ‘Ya Allah, pelindung agama dan segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Allah Maha Besar, tidak ada sekutu baginya. Dalam agama, maka hendaklah Allah memberikan balasan dengan yang lebih baik apa yang dia kerjakan.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Dari Jubair bin Mut’im radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada beliau.

أَعُوذُ بِاللهِ مِنْ هَؤُلاءِ الْجِنِّ وِمِنْ هَؤُلاءِ النَّاسِ وَأعوذُ باللهِ مِنْ هؤُلاءِ النّاسِ وِمِنْ هؤُلاءِ الْجِنّ

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari orang-orang jahat ini dan dari orang-orang jahat manusia. Aku berlindung kepada Allah dari orang-orang jahat ini dan dari orang-orang jahat manusia.” (HR. Bukhari)

Dalam hadits lain dari Abu Hurairah radhiyallahu’aanhu, Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

عن أبي هريرة -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم- «من قال: ربنا ولي الدين والحمد لله رب العالمين وسبحان رواه مسلمالله والحمد لله رب العالمين والله أكبر ولا شريك له في الملة فليجزه الله بأحسن ما يعمل».

رواه مسلم

Artinya: “Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang mengucapkan: Ya Allah, pelindung agama dan segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Allah Maha Besar, tidak ada sekutu baginya. Dalam agama, maka hendaklah Allah memberikan balasan dengan yang lebih baik apa yang dia kerjakan.’ Terima kasih.” (HR. Muslim)

Doa ini memberikan penekanan pada pentingnya memohon kepada Allah dan tidak menyerah kepada selain-Nya. Doa ini juga mengingatkan kita akan pentingnya menghormati orang tua dan memuliakannya. Kita diingatkan untuk tidak berbuat dosa dan mengucapkan kalimat tauhid serta menunaikan shalat.

Also Read

Bagikan: